Asumsi Model
Berikut adalah 11 asumsi untuk model SEIR (Susceptible-Exposed-Infectious-Recovered) yang digunakan untuk memodelkan penyebaran penyakit dalam suatu populasi:
- Setiap individu yang baru lahir diasumsikan sehat dan memiliki kemungkinan untuk terpapar atau terinfeksi penyakit.
- Vaksin hanya dapat diberikan kepada individu yang belum pernah terpapar atau terinfeksi penyakit.
- Vaksin diberikan sekali seumur hidup, umumnya diberikan kepada bayi di bawah usia 2 bulan.
- Individu yang telah divaksinasi masih dapat terpapar atau terinfeksi penyakit dan masuk ke dalam kelompok rentan (susceptible).
- Individu rentan yang terpapar penyakit akan masuk ke dalam kelompok "exposed" (laten) sebelum menjadi infeksius.
- Jumlah interaksi individu infeksius diasumsikan meningkat lebih lambat daripada peningkatan total populasi, karena terbatasnya kontak dalam suatu populasi tertutup.
- Kelompok individu infeksius dapat memiliki tiga tingkatan infeksi, tergantung pada keparahan atau tahap perkembangan penyakit.
- Jumlah individu infeksius tingkat tiga diasumsikan selalu lebih rendah daripada individu infeksius tingkat dua.
- Jumlah individu infeksius tingkat dua diasumsikan selalu lebih rendah daripada individu infeksius tingkat satu.
- Individu yang terinfeksi dapat sembuh atau meninggal akibat penyakit. Namun, kesembuhan tidak bersifat permanen, dan individu yang sembuh dapat kembali rentan untuk terinfeksi ulang.
- Populasi bersifat tertutup, yang berarti bahwa pertambahan atau pengurangan populasi hanya terjadi melalui kelahiran dan kematian, sedangkan migrasi masuk atau keluar diabaikan.
Asumsi-asumsi ini digunakan untuk menyederhanakan model SEIR sehingga dapat menggambarkan dinamika penyebaran penyakit dalam populasi tertutup dengan faktor kelahiran, vaksinasi, paparan, dan tingkatan infeksi, serta pemulihan yang tidak bersifat permanen.